Pagi Rusuh Gara-Gara Makhluk Berbulu



Foto: pixabay


S: "Lucu tahu, Mah. Tadi jalan pagi lewat rumahnya. Ada yang kuning, putih. Trus Kakak bilang, rak sepatu di bawah jendela samping depan rumah bisa buat naro kandangnya."

I: "Biaya hidupnya mahal, Pah."

S: "Kan, udah nggak pelihara burung lagi."

I: "Tapi biaya hidup kali ini lebih mahal daripada burung. Vaksin, pasir, makanan, kandang. Nggak tahu kalau ada biaya yang lainnya lagi."

S: "Ntar vaksinnya nebeng Dwiyan."

I: "Lah, dia juga ngemodal, Pah. Masa kita minta gratisan."

S: "Ya, nggak gratisan juga, sih. Diskon... lah."

I: "Kenapa nggak kasih makan yang liar aja sih, kalau buat sedekah? Nggak repot pelihara kayak di rumah. Makanannya juga gampang, di tukang sayur tiap hari bawa. Daripada buat pelihara kucing, mending buat belanja."

S: "Lah, kok jadi kesana-sana ngomongnya?"

Mulai pakai intonasi tinggi nih obrolan paginya. Ngegas pula.

I: "Iyalah, bela-belain pelihara kucing. Mending buat jajan sendiri."

S: "Pelihara hewan itu buat release stress, Mah. Relaksasi. Jadi di rumah ada yang lucu-lucu gitu."

I: "Maksudnya mamah udah nggak lucu lagi? Gitu?"

S: "Wah...  wah... , makin ngaco aja nih obrolan kita."

I: "Kalau emang mau pelihara kucing. Apa yang dikeluarin buat kucing, mamah juga mau dikasih sama dengan si pengeluaran kucing nanti."

S: "Hadeh, udah-dah, ggak jadi adopsi kucing sebelah. Ribet!"

Suami dan istri tersebut kemudian terdiam sambil memandangi tv yang menyiarkan berita covid-19. Tapi yakinlah, sebenarnya mereka berdua sedang membatin tentang obrolan kucing ini.

Tidak lama, sang suami meninggalkan sang istri untuk bersiap kerja. Imbauan bekerja dari rumah oleh pemerintah untuk mencegah virus corona ini belum berlaku di kantor suami. Padahal kantornya di Jakarta Timur.

Semoga suami dan semua warga yang tetap harus bekerja di luar rumah dan di tengah pandemik covid-19 ini tetap sehat dan dalam lindungan Allah SWT. Aamiiin.

Badai pasti berlalu. Semangat!

#ODOP
#komumitasodop
#squadbloggerodop
#mingguke-9


Komentar