Desi's Corner Story

Menjadi blogger adalah keinginanku yang tertulis di dreamboard pada pertengahan tahun 2016. Waktu itu belum terpikir nama Desi'


Pertama kali mempunyai blog dikarenakan harus mengerjakan tugas. Kalau nggak ikut komunitas ODOP mungkin nggak akan kenal sama yang namanya blog. 


Itu juga blognya dibuatin sama teman kantor. Terus nggak diterusin lagi blognya karena dikeluarkan dari grup. Waktu itu mikirnya, buat apa menulis di blog lagi. Kan, udah ODOP nya udahan, heuheu. 


Seandainya manajemen waktuku bagus. Mungkin saat itu aku bisa menyelesaikan kelas ODOP.


Akhir tahun 2017 bikin lagi blog. Blog pertama lupa passwordnya. Kali ini bikin sendiri. Lagi-lagi karena alasan masuk komunitas ODOP. Penasaran ingin lulus.


Penampilan blognya sederhana banget. Seadanya bawaan dari blogspot. Cuma mengerti cara menulis, ganti template, dan fungsi yang ada di dashboard aja. Fungsi lain dari blog, blas nggak tahu. 


Sayang, blog kedua ini pun jarang diisi. Blognya cuma diisi kalau sedang ada tugas menulis aja. Sebulan sekali aja jarang ditengok. Parah, kan?


Awal tahun 2019 bikin blog lagi. ODOP memang luar biasa. Komunitas ini adalah yang terlama dan bikin betah. Padahal, mah, seringnya silent reader. 


Templatenya sederhana. Masih pakai bawaan dari blogspot. Masih sama juga seperti sebelumnya, belum banyak mengerti tentang dunia perblogan ini. Cuma tahu ngejejerin huruf-huruf menjadi kalimat. Itu, to'.


Niche


Asli bingung waktu pemilihan niche blog. Browsing sana-sini. Googling kesana-kemari cari tahu tentang niche. Sampai akhirnya pusing sendiri karena mikirin niche


Ingat pesan di kelas kepenulisan yang pernah diikuti. Agar menulis itu mudah. Tulislah pengalamanmu. Dari pengalaman itulah bakal banyak ditemukan ide. Dan akhirnya aku memilih niche lifestyle alias gado-gado.


Niche ini menurutku, sih, cocok untuk pemula macam akunih. Kan, aku bisa berbagi pengalaman segala macam. Kuliner, travelling, review buku, dapur, keluarga, atau juga mengulas drakor #eea. 


Judul


Menentukan judul blog ternyata butuh effort yang nggak sedikit. Seperti mencari nama calon bayi.


Setelah perenungan pendek. Dateline 'bo. Akhirnya terbentuklah nama Desi's Corner. Maksud dari judul ini adalah Pojok Cerita Desi. 


Mengapa pojok? 


Karena kalau lagi cerita atau ngerumpi enaknya di pojok. 


Dari pojok, aku bisa melihat ke berbagai penjuru. Kayak CCTV yang suka pasang di pojok atas sebuah ruangan. Jadi, bisa lihat pergerakkan orang-orang. Terus nanti jadi cerita, deh. 


Tagline dan Meta Deskripsi


Change The World With Stories.

Tagline ini hasil dari pencarian dan pertimbangan. Aku ingin teman-teman bila ingat blog Desi's corner ingat juga dengan tagline ini.


Sebetulnya tagline ini sebagai pengingat diri juga. Agar aku selalu menulis yang hal yang baik-baik saja. Ini dikarenakan sebuah tulisan bisa membawa dampak atau pengaruh pada pembacanya.


Terbayang nggak, seandainya ilmuwan zaman dulu nggak menulis hasil temuannya. Mungkin kita nggak bisa menikmati kecanggihan teknologi sekarang. 


Atau Kartini, lewat bukunya Habislah Gelap Terbitlah Terang, yang membawa kesetaraan kedudukan perempuan dengan laki-laki. 


Aku pun berharap, tulisanku di blog ini dapat membawa pengaruh hal positif. Setidaknya bermanfaatlah bagi yang membaca.


Berawal dari tagline inilah, meta deskripsi yang dirangkai menjadi 

Temukan aneka cerita menarik bergaya santai, inspiratif, dan menyenangkan sesuai lifestyle sahabat DESI'S CORNER 

Logo


Desi's corner


Nah, ini logo blog Desi's Corner. Bola dunia dengan inisial DC (desi's corner).


Arti dari logo itu sederhana aja. Cuma mau dari setiap tulisan yang dihasilkan dapat mengubah atau inspirasi bagi yang membacanya.


Kebaikkan itu seperti efek domino. Menular.


Header



pojok desi


Ternyata mencari header untuk blog itu lama pake banget. Lama, karena pilihannya buanyak. Cari yang gue banget itu nggak gampang. 


Tapi akhirnya dapat juga. Garis hijau seperti coretan itu artinya coretan tulisanku.


Warna hijau dipilih, selain warna favorit jjuga menyamakan dengan bola dunia yang berwarna hijau. Kalau merujuk pada pembuatan peta. Warna hijau dikarenakan wilayah tersebut berada di dataran rendah.


Tapi kalau buat blogku. Hijau mempunyai arti menyejukan dunia dengan tulisan. Oleh sebab itu kuberi logo blogku sebelum nama blog.


Kategori/Label


Katanya niche lifestyle berisi gado-gado. Istilah jualan, mah, palugada (apa lu minta gua ada). Nah, sama dengan blog yang aku punya


Kategori/label yang akan kubuat di blog nanti:


1. Keluarga


Disini berisi cerita tentang obrolan antara aku, suami, kakak, adik, atau keponakan. Ya, semua anggota keluarga, deh. 

Ceritanya akutuh mau membuat kenangan tentang obrolan keluarga gitu. Model album foto, tapi ini berupa tulisan. 


2. Entrepreneur


Disini akan mengulas tentang usaha. Seperti kiat-kiat membangun usaha, mempertahankan usaha, macam-macam usaha lainnya. 


Nara sumbernya dimulai dari orang yang dikenal. Kan, masih belajar. Nanti kalau sudah lancar menulis ulasan usaha. Baru, deh, melangkah ke tempat usaha-usaha yang sudah punya nama. Sistem menulisnya wawancara langsung ownernya gitu. 


Semoga kesampaian. Aamiiin. 


3. Review Buku


Sayang rasanya kalau setelah membaca buku tidak diabadikan dalam bentuk review. 


Selain bisa jadi koleksi bacaan. Kan, bisa juga buat referensi teman-teman yang ingin baca buku. 


4. Review Drakor 


Sebagai penggemar drakor. Bolehlah, ya, mereview drakor yang sudah ditonton. 


Tema drakor seru-seru soalnya. Banyak yang mengangkat tema jiwa yang sakit atau mental illness gitu. 


Plot twistnya juga bagus-bagus. Mungkin nanti bisa menulis tema, ide cerita, outline, dan segala macam unsur cerpen dari drakor-drakor yang ditonton itu. 


Jadi, pembaca yang suka bikin cerpen bisa terinspirasi untuk membuat cerita dengan tema-tema drakor. 


5. Travelling


Setiap keluarga pasti suka, dong, jalan-jalan. Nah, aku juga mau mengabadikan lewat tulisan selain foto saat travelling itu. 


Menuliskan tentang perjalanan wisata pastinya akan menjadi referensi sekaligus promo wisata pada para pembaca blog. 


Siapa tahu tulisanku di blog dibaca orang-orang mancanegara. Berarti, kan, aku ikut menyumbang pemasukan devisa negara, heuheu. 


6. Kuliner


Ada travelling, ada kuliner. Selalu berpasangan. Nggak lengkap kalau jalan-jalan tanpa icip-icip jajanan khas daerah yang kita tuju. 


Juga nggak lengkap kalau momen yang jarang terjadi itu cuma diabadikan lewat foto saja. Jadi, tulisan tentang kuliner itu akan menjadi kenangan yang susah dilupakan. 


Sekaligus sebagai informasi dan referensi bagi teman-teman yang membaca blogku, kalau-kalau mereka mau jalan-jalan ke daerah yang aku tuju. 


7. Perjalananku


Dilabel ini berisi tentang aku. Personal gitu. Seperti perjalananku belajar tentang blog ini. Ceritanya hasil perenunganku.


Mungkin mirip label keluarga. Tapi nggak sama, lho. Namanya juga mirip.


Mari kita lihat perkembangannya. Akankah ditengah jalan ada manuver?

Portfolio

Books

2017

Antologi Desi

Living with Mr. Perfect Antologi - Cloverline Creative

Unbroken Heart Antologi - Jejak Publisher


2018


Desi's antologi

Antologi desi

First Love Never Dies Antologi - Unicorn Publisher

Life is Yummy Antologi - Stiletto

Payung di Sudut Kafe Antologi - Sastra Harasi

Bertahan di Ujung Badai Antologi - Cloverline

Wonderful Ramadhan Antologi Cernak - Wonderland Family

Tokoh Penemu Dunia Antologi Cernak - Wonderland Family

Ulama Pengubah Dunia Antologi - Wonderland Religi

Yuk, Mengenal Profesi Antologi Cernak - Wonderland Family

Secangkir Sahlab Beraroma Surga di Tanah Filistin Antologi ODOP - Embrio Publisher


2019

Buku antologi desi's corner

Diary Muslimah Antologi - Wonderland Religi


2020


Antologi desi

Jelajah Dunia Islam Antologi - Komunitas IIP Bekasi

28 Akhlak Mulia Antologi Wonderland Family - Elex Komputindo


Begitulah sepintas tentang Desi's Corner. Dengan harapan semoga tulisan di blog ini bikin betah. Aamiiin.

Komentar

  1. aku tim ngerumpi di pojokan hahahaha. eh tapi tapiii waktu kuliah pun aku sering di duduk pojokan. aku suka lihat punggung orang-orang yang duduk di depanku, aku suka memperhatikan body language nya mereka dari belakang. weird ngga sih ? wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iih, tim ngerumpi pojokan juga, heuheu. Tapi, seru merhatiin orang² dari pojokan. Kadang suka mikir apa yang mereka pikiran ati yang mereka rumpiin.

      Hapus
  2. Nama blogmya unik mbaa, setuju mba kalau kita di pojokan bisa liat ke segala arah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kayak cctv, bisa merekam polah tingkah mereka. Kepo maksimal ini mah kayaknya :)

      Hapus
  3. Aku juga kalo milih tempat sukanya di pojokan, supaya bisa memerhatikan orang lain dengan seksama, kadang kalo ada yang ngerumpi ikutan denger deh 😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo kita tos :). Yuk, bayangin kita berdua lagi dipojokan. Trus, kita liatin orang². Trus trus, kita ngarang cerita tentang mereka, deh:)

      Hapus
  4. Waaaaah ada suhu ODOP hihihi mbak Desi aku bucinnya ODOP dan skrang masih jadi peserta terseleksi dipekan akhir eleminasi :" Do'ain semoga lulus yaa.

    Btw bukunya mbak Desi dah banyak bangeeet, mau dong dibimbing :') kwokwok

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat kak Aky. Cepet lulu dan gabung di grup besar. Ilmunya makin banyak di sana.
      Bukunya masih antologi. Nanti Kak Aky bukunya bakal lebih banyak lagi.

      Hapus
  5. Aku nunggu review drakornya, ya.

    BalasHapus
  6. waaah udah banyak tulisannya yang udah diterbitkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, masih antologi. Dan berusaha untuk bisa nerbitin buku solo. Doain ya Kak Niswin

      Hapus
  7. Aku suka dengan headernya. Bagian coretan itu keren menurutku Mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih akak. Dapet gambar coretan buat dicari filosofinya ternyata bikin lumayan mikif juga. :)

      Hapus

Posting Komentar